CPNS 2019, Pelamar Kategori P1/TL Diberikan Peluang Gunakan Nilai SKD Tahun 2018

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PermenPANRB) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan Pegawai Negeri
(PNS) Sipil dan Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2019, Badan
Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan, bahwa peserta dengan kategori P1/TL diberikan
peluang menggunakan nilai terbaik antara nilai Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Tahun 2018
dan nilai SKD Tahun 2019 sebagai dasar untuk dapat mengikuti tahap Seleksi Kompetensi
Bidang (SKB) selanjutnya.

“Pelamar dari kategori P1/TL adalah peserta seleksi penerimaan CPNS Tahun 2018 dan
memenuhi nilai ambang batas berdasarkan permenPANRB No 37 Tahun 2018 Tentang Nilai
Ambang Batas SKD Pengadaan CPNS Tahun 2018 serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi
jabatan yang dilamar untuk dapat mengiktui SKB Tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus
sampai dengan tahap akhir,” kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Badan
Kepegawaian Negara (BKN), Suharmen, saat membuka Rapat Persiapan Sistem Seleksi Calon
Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.

Menurut Suharmen, sesuai aturan yang ada, data Peserta P1/TL didasarkan pada basis data
hasil SKD Tahun 2018 yang disimpan dalam SSCASN BKN. Selain itu, Pelamar P1/TL juga wajib
mendaftar di SSCASN dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang sama
dengan yang digunakan saat pendaftaran seleksi CPNS Tahun 2018, dan dilakukan proses
pendaftaran/pengunggahan dokumen sebagaimana yang dipersyaratkan oleh instansi yang
dilamarnya.

Menurut Suharmen, sistem SSCASN BKN akan menampilkan data pelamar P1/TL tersebut
mencakup jenis formasi yang dilamar, kualifikasi pendidikan, nilai SKD Tahun 2018, status
masuk atau tidak pada 3 (tiga) kali formasi pada jabatan yang dilamar, dan status lulus atau
tidak sampai dengan tahap akhir pada seleksi CPNS tahun 2018.

“Pelamar dari P1/TL memilih jabatan dan jenis formasi yang akan dilamar. Secara sistem, nilai
SKD tahun 2018 sah digunakan oleh pelamar apabila: (a). Nilai SKD tahun 2018 memenuhi nilai
ambang batas SKD tahun 2019 untuk jabatan dan jenis formasi yang akan dilamarnya; (b).
Kualifikasi pendidikan pada formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 harus sama dengan
kualifikasi pendidikan yang telah digunakan pada saat pelamaran tahun 2018,” kata
Suharmen.

Namun Suharmen mengingatkan, pelamar dari P1/TL harus memilih untuk mengikuti atau tidak
mengikuti SKD Tahun 2019 pada sistem SSCASN.

Ia menjelaskan, pengaturan terhadap peserta seleksi yang termasuk kategori P1/TL sebagai
berikut:

1. Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk mengikuti SKD Tahun 2019, kemudian tidak
mengikuti SKD, dinyatakan gugur;

2. Bagi pelamar P1/TL yang memilih untuk tidak mengikuti SKD Tahun 2019, maka nilai SKD
yang digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018;

3. Apabila nilai SKD Tahun 2019 yang diperoleh pelamar memenuhi nilai ambang batas SKD
tahun 2019 untuk formasi jabatan yang dilamarnya, maka nilai SKD yang digunakan
adalah nilai terbaik antara nilai SKD Tahun 2018 dengan nilai SKD Tahun 2019;

4. Apabila nilai SKD Tahun 2019 tidak memenuhi nilai ambang batas, maka nilai yang
digunakan adalah nilai SKD Tahun 2018. (*)

Baca Juga

Penulis: Eko Fajri