Simulasi Gempa dan Tsunami, Semen Padang Turunkan Tim Reaksi Cepat

Puluhan murid SD Negeri 07 Indarung, Kota Padang berkumpul di tengah lapangan sekolah saat mengikuti simulasi bencana gempa dan tsunami yang digelar CSR Semen Padang
Puluhan murid SD Negeri 07 Indarung, Kota Padang berkumpul di tengah lapangan sekolah saat mengikuti simulasi bencana gempa dan tsunami yang digelar CSR Semen Padang (Istimewa)

KLIKPOSITIF -- Sebagai perusahaan BUMN persemenan yang peduli terhadap lingkungan, Semen Padang nampaknya tak mau ketinggalan dalam acara simulasi gempa dan tsunami yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Tabing, Kota Padang.

Buktinya, dalam simulasi tersebut, Semen Padang menurunkan puluhan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk ikut ambil bagian dalam simulasi yang diikuti oleh 500 lebih perserta yang berasal dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, Dinas Sosial dan PMI.

baca juga: Semen Padang Melalui Forum Nagari Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 93 Pelajar di Batu Gadang

Kepala Departemen KSU Semen Padang , Iskandar Zulkarnain Lubis mengatakan, dalam simulasi dan latihan yang berlangsung selama dua hari itu, yakni 14-15 Juli 2016, Semen Padang mengirimkan Tim Rescue dan Trabas TRC Semen Padang .

"Simulasi dan latihan ini sangat bermanfaat buat TRC, apalagi selama ini TRC Semen Padang selalu ambil bagian disetiap bencana yang terjadi di Sumbar, baik gempa maupun banjir dan tanah longsor," ujarnya kepada KLIKPOSITIF , Kamis, 14 Juli 2016.
Sementara itu, Danlanud Tabing, Letkol Pnb I Gede Putu Suastika menyebut bahwa simulasi itu berawal dari terjadinya gempa besar berkekuatan 9 SR mengguncang Kota Padang yang diikuti dengan tsunami yang berjarak 30 menit dari waktu terjadinya gempa .

baca juga: Gempa 5,9 Mukomuko Tadi Pagi, Daryono: Dekat Gempa yang Picu Tsunami 2010

Kemudian akibat gempa tersebut, alat komunikasi mengalami kerusakan sehingga diperlukan kerjasama antarlini untuk melakukan evakuasi secepat mungkin sebelum gelombang tsunami , menghantam Kota Padang.

"Dalam simulasi gempa dan tsunami ini, juga diturunkan dua jenis pesawat yaitu Hercules dan CN 295, serta satu unit Helikopter yang bertugas mendistribusikan bantuan evakuasi dan bantuan makanan," ujarnya.

baca juga: Tambah Anggota Baru, Rusa Totol Semen Padang Melahirkan

Ia juga menuturkan simulasi gempa dan tsunami dilakukan di tiga lokasi, yaitu Muaro Lasak, Lanud Tabing dan lapangan PPLP Sungai Sapih.

Untuk di Muaro Lasak, akan ada Helikopter dengan sistem Heli Bombing (penerjunan bantuan dengan menggunakan Helipkopter). Di Lanud Tabing, akan ada penerjunan pasukan menggunakan pesawat Hercules dan pesawat foto udara yang datang dari Jakarta.

baca juga: UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Zakat Karyawan Rp1 Miliar untuk Beasiswa 1.438 Pelajar dan Mahasiswa

"Kemudian di lapangan PPLP, dijadikan sebagai tempat evakuasi korban gempa dan tsunami . Selama simulasi, para peserta dari berbagai instansi berkoordinasi dan bekerjasama dalam melakukan mitigasi bencana dengan peralatan yang mereka miliki," tutupnya.

[Halbert Chaniago]

Penulis: Qalbi Salim