BMKG: 1.313 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, 205 Titik di Riau Diduga Sumber Api

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Kabut asap dan kebakaran huta dan lahan di Pulau Sumatera semakin parah pada hari ini, (18/08) pagi.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), setidaknya terdapat 1.313 titik panas yang tersebar di sembilan provinsi di Sumatera. Titik panas terbanyak terdapat di wilayah Provinsi Jambi, Sumatera Selatan dan Riau .

baca juga: Virus Corona Diduga dapat Menyebar di Udara, Ilmuwan Rancang Filter Udara

BMKG memantau ada 484 titik panas yang terdapat di Provinsi Jambi, kemudian 424 titik panas di Provinsi Sumatera Selatan, dan 334 titik panas di Provinsi Riau . Sedangkan titik panas lainnya berada di Bangka Belitung 27 titik, Lampung 21 titik, Kepulauan Riau 9 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Utara 6 titik dan Bengkulu 1 titik.

Sementara itu untuk Provinsi Riau , BMKG menghitung ada sembilan wilayah kota dan kabupaten yang terpantau terdapat titik api. Dan paling banyak ada di Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hilir.

baca juga: Bappeda: Pembangunan Gedung Baru DPRD Padang Direncanakan Tahun Depan

Kabupaten Pelalawan ada 93 titik, sementara Kabupaten Rokan Hilir ada 97 titik,” ujar Kasi Data BMKG stasiun Pekanbaru, Marzuki.

Selebihnya titik api di Riau ada di Kabupaten Indragiri Hulu 52 titik, Indragiri Hilir 46 titik, Kampar 18 titik, Dumai 14 titik, Bengkalis 10 titik, Kuansing 3 titik dan 1 titik di Rokan Hulu.

baca juga: Karena Hal Ini, UAS Kisahkan Pernah Diusir dari Pesawat yang Dinaiki Presiden

Dari 334 titik panas yang terdeteksi oleh BMKG di Riau , 205 titik panas diduga sumber api. Hal tersebut karena 205 titik tersebut memiliki level of confidence atau level kepercayaan melebihi 70 persen

205 titik api itu berada di Bengkalis 6 titik, Kampar 6 titik, Dumai 10 titik, Kuansing 1 titik, Pelalawan 61 titik, Rokan Hilir 58 titik, Indragiri Hulu 36 titik, Indragiri Hilir 27 titik. (*)

baca juga: Tol Pekanbaru -- Dumai Segera Beroperasi, Tingkatkan Konektivitas Kawasan Industri di Provinsi Riau

Sumber: riauexpose

Penulis: Eko Fajri