Buka Lahan Baru, Bukit Nyunyuang di Limapuluh Kota Terbakar

Kondisi Bukit Nyunyuang di Limapuluh Kota saat terbakar akibat adanya pembukaan lahan oleh masyarakat setempat.
Kondisi Bukit Nyunyuang di Limapuluh Kota saat terbakar akibat adanya pembukaan lahan oleh masyarakat setempat. (Screenshot Video Aristo)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Sebuah bukit di Limapuluh Kota , tepatnya di Jorong Kubang Tungkek, Nagari Guguak VIII Koto, Kecamatan Guguak terbakar, Minggu 15 September 2019. Bukit yang dikenal dengan nama Bukit Nyunyuang tersebut terbakar sekitar pukul 18.00 WIB.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD 50 Kota, Rahmadinol mengatakan, kondisi akibat tingginya intensitas cuaca dengan suhu 29° C, mengakibatkan kebakaran hutan & lahan. Hal ini dikatakannya karena adanya pembukaan lahan oleh masyarakat setempat.

baca juga: Tidak Terawat, UMSB Rencana Bangun Replika Markas Syafruddin Prawiranegara di Koto Tinggi Limapuluh Kota

"Terbakarnya Bukit Nyunyuang ini mengakibatkan terbakarnya hutan pinus yang berlokasi cukup jauh dari pemukiman warga. Sehingga berdasarkan laporan TRC BPBD tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata Rahmadinol saat dihubungi sekitar pukul 23.30 WIB malam.

Ia menjelaskan akbiat kejadian ini, lebih kurang 5 hektar hutan terbakar dengan jenis kerusakan berat. Kemudian untuk tindakan yang dilakukan pihak BPBD dan Damkar adalah pemadaman oleh anggota pemadam kebakaran posko Suliki dengan menggunakan satu unit mobil damkar.

baca juga: Segmen Sianok Cukup Aktif, BMKG Ingatkan Potensi Gempa Kuat di Sumbar

"Perlu dilakukan sosialisasi ke masyarakat oleh UPTD Kerusakan Hutan & Lahan Provinsi Sumatera Barat & BPBD terkait hal ini. Pemadaman telah selesai dilakukan sejak pukul 22.00 WIB dan TRC BPBD bersama Dinas Damkar Posko Suliki juga telah melakukan tinjauan lapangan," kata Kabid KL BPBD Limapuluh Kota .

Melihat kondisi tersebut, ia mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan pembakaran dalam melakukan pembukaan lahan. Hal ini juga sesuai dengan himbauan yang telah dikeluarkan Gubernur Sumbar beberapa waktu lalu yang ditandatangi oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit.

baca juga: New Normal, Bagaimana Kondisi Perbatasan Sumbar-Riau di Limapuluh Kota?

"Kepada Walinagari dan perangkat pemerintahan lainnya juga diminta untuk menyebarluaskan imfomasi tersebut agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan, bukit, dan lainnya," kata Rahmadinol.

[Ade Suhendra]

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Canangkan Era Kenormalan Baru di Lima Puluh Kota.

Penulis: Agusmanto