Soal Penanganan Papua, Buya Syafii Maarif : Jakarta dan Papua Harus Berunding

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Ahmad Syafii Maarif di Geopark Silokek Sijunjung, Senin 2 September 2019
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Buya Ahmad Syafii Maarif di Geopark Silokek Sijunjung, Senin 2 September 2019 (Muhammad Haikal/Klikpositif)

SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF -- Tokoh Bangsa Buya Ahmad Syafii Maarif turut angkat bicara terkait penanganan masalah Papua yang menjadi sorotan.

Buya mengatakan, pemerintah perlu hati-hati dalam menyikapi persoalan di provinsi paling timur di Indonesia tersebut.

baca juga: Andre Rosiade Anggota DPR RI Pertama yang Kunjungi Sisawah Sijunjung Setelah 75 Tahun Indonesia Merdeka, Ini Permintaan Masyarakat pada Andre

"Ya Papua ini memang kalau ndak hati-hati itu api dalam sekam nanti, tetapi kita masih berharap Papua ada titik damai," katanya di Geopark Silokek Sijunjung , Senin 2 September 2019.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) tersebut menambahkan, pemerintah harus bertemu untuk menyelesaikan.

baca juga: Guru-guru di Payakumbuh Titipkan Seragam dan Buku untuk Pelajar di Papua Kepada TNI

"Jakarta dan Papua harus berunding," ujarnya, sebelum menaiki mobil dinas Bupati Sijunjung .

Diketahui, kedatangan Buya Syafii Maarif ke Sijunjung dalam rangka meresmikan Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Negeri 8 Sijunjung Bidang Perhotelan yang terletak di Nagari Manganti, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung .(*)

baca juga: Kecelakaan Libatkan 3 Mobil di Jalinsum Sijunjung, Satu Pengemudi Luka Berat

Penulis: Muhammad Haikal