Wagub Sumbar: Kebijakan MenpanRB Penempatan drg Romi di RSUD Solsel

SK MenpanRB
SK MenpanRB (Istimewa )

PADANG, KLIKPOSITIF - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul menyatakan untuk mengakomodir pengangkatan drg Romi Syofpa Ismael, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin telah mengeluarkan kebijakan melalui surat yang ditujukan kepada Bupati Solok Selatan.

"Sudah ada kebijakan berupa surat dari Kemenpan-RB kepada Bupati Solsel dari permasalahan drg Romi," katanya kepada KLIKPOSITIF , Senin, 5 Agustus 2019.

baca juga: Ketua Gerindra Pasaman Sebut Masyarakat Pasaman Dukung Nasrul Abit di Pilgub Sumbar

Dijelaskannya, guna mengakomodir kelulusan drg Romi, dalam surat itu MenpanRB menetapkan penambahan kuota usulan yang awalnya satu menjadi dua untuk kuota dokter gigi. Sehingga jumlah total formasi dokter gigi ahli menjadi empat. Penambahan itu tidak merubah formasi secara keseluruhan sebanyak 211.

Kemudian, guna mendukung kelancaran pelaksanaan tugas drg Romi Kemenpan-RB meminta Pemkab menugaskan yang bersangkutan di RSUD Solok Selatan. Terakhir, secara teknis Pemkab diminta berkoordinasi dengan Badan Kepala Negara (BKN).

baca juga: Kader Gerindra Limapuluh Kota All Out Menangkan NA-IC

"Itu tiga poin dalam surat tersebut, begitu seriusnya pemerintah menyelesaikan persoalan ini poin pertama surat tersebut tentang Perubahan SK Menteri PANRB nomor 224 tahun 2018 tentang penetapan kebutuhan CPNS Kabupaten Solok Selatan tahun 2018. Bagaimana drg Romi ini bisa masuk dan menjadi PNS ," kata Nasrul Abit .

Disampaikannya, pertimbangan dari kebijakan tersebut setelah berbagai upaya yang dilakukan drg Romi maupun pemerintah daerah agar yang bersangkutan bisa mendapatkan haknya.

baca juga: Wagub Nasrul Abit Apresiasi PNM sebagai Penyelamat UMK Ditengah Pandemi COVID-19

"Masalah ini sudah viral hingga ke pusat, kita bersyukur akhirnya drg Romi bisa menjadi PNS , kemudian sekali lagi saya imbau jangan membully drg Lili pengganti drg Romi di Puskesmas yang sama yang seharusnya disini drg Romi," tukasnya.

Untuk diketahui, drg Romi adalah penyandang disabilitas yang dibatalkan kelulusannya oleh panitia seleksi daerah (Panselda). Dari pembatalan itu drg Romi berjuang mendapatkan haknya, mulai dari menemui Wakil Gubernur Sumbar Nasrul, LBH Padang dan berlanjut ke Jakarta menemui Mendagri dan sejumlah tokoh berpengaruh di pusat. (*)

baca juga: Menakar Peluang Bakal Calon di Pilgub Sumbar, Pengamat: Sangat Kompetitif

Penulis: Joni Abdul Kasir