Pasca Abrasi, Tugu Merpati Perdamaian Semakin Memprihatinkan

Abrasi di Tugu Merpati Perdamaian.
Abrasi di Tugu Merpati Perdamaian. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Tugu Merpati Perdamaian yang sempat dihantam gelombang pasang air laut pada Juli 2019 lalu kondisinya semakin memprihatinkan. Pantauan KLIKPOSITIF , Senin 5 Agustus 2019, keadaan di lokasi tugu merpati semakin parah, sekitar lima tiang yang menghadap pantai sudah roboh dihantam ombak.

Selain itu, pohon yang berada di sekitar monumen yang awalnya berdiri kokoh juga roboh. Garis pembatas dari Dinas Pekerjaan Umum tampak terpasang di sepanjang lokasi yang terdampak abrasi . Selain itu, bagian bibir pantai terlihat semakin terkikis oleh ombak.

baca juga: Outlet Noka Coffe Dilaunching di Ulak Karang Padang

Masyarakat di sekitar lokasi Monumen Merpati Perdamaian, Hendri Uncu (32) menyebut, kerusakan terparah telah terjadi sejak sepekan belakangan. Sebelumnya, hal serupa juga pernah terjadi pada bulan Juli 2019 kemarin. "Memang kondisi ombak sudah besar dan semakin besar ya. Engga tahu juga kenapa (ombak besar)," ujarnya.

Hingga kini, kata Hendri, kondisi ombak kian membesar dan memperparah kerusakan Monumen Merpati Perdamaian.
"Kalau dari pengamatan nelayan-nelayan ya karena kondisi bulan masih besar jadi ombak akan besar terus. Kalau tidak ditangani lebih cepat bisa runtuh juga nih Monumen Merpati Perdamaian ini," lanjutnya.

baca juga: Ada Dugaan Galian C Dibalik Abrasi Batang Agam, Gubernur Minta Polisi Bertindak

Dia mengatakan, sebelumnya persis di belakang kawasan monumen terdapat lima pedagang yang berjualan. Namun karena kondisi ombak yang kian membesar, para pedagang tersebut memilih untuk pindah lokasi berjualan. "Kondisi seperti ini ya engga bisa (jualan). Ada lima pedagang yang berjualan persis berada di belakang monumen ini, dulunya," sambungnya.

Seperti diketahui, Monumen Merpati Perdamaian diresmikan Presiden Joko Widodo pada tahun 2016 lalu. Peresmian tersebut beriringan dengan kegiatan Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 yang diikuti 15 negara.

baca juga: Beritakan Nasrul Abit Keturunan Partai Komunis, Pimred Akurat.co Minta Maaf

Monumen itu melambangkan perdamaian tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi di seluruh negara. Hal ini juga ditunjukkan dengan adanya origami burung merpati berwarna putih.

[Halbert Caniago]

baca juga: Atasi Sampah di Pantai Air Manis, PT PSM Berencana Buat Paving Block dari Sampah Plastik

Penulis: Agusmanto