Sempat Jadi Buronan Polisi, Penjual Sate Daging Babi Dibekuk

pasangan suami/istri penjual sate daging babi akhirnya dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Kamis 16 Mai 2019 di daerah Bekasi, Jakarta.
pasangan suami/istri penjual sate daging babi akhirnya dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Kamis 16 Mai 2019 di daerah Bekasi, Jakarta. (KLIKPOSITIF/ Halber)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Satu bulan lebih menjadi buronan, pasangan suami/istri penjual sate daging babi akhirnya dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Kamis 16 Mai 2019 di daerah Bekasi, Jakarta.

Pasangan suami/istri atas nama Bustami (55) dan istrinya Evita (48) telah menjadi buronan setelah melarikan diri karena wajib lapor sebulanan lalu.

baca juga: Hasil Rapid Tes di Puskesmas Andalas, Seratusan KPPS Reaktif Covid-19

BACA JUGA:  Tidak Hadir Wajib Lapor, Polisi Akan Tetapkan Tersangka Penjual Sate Daging Babi DPO

Penangkapan tersebut berawal saat pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa kedua tersangka yang sudah melarikan diri saat status wajib lapor atas kasus dugaan sate daging babi pada akhir Januari lalu.

baca juga: Kecewa Terhadap Prabowo, Ridwan Saidi: Sudah Habis

"Mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di Kabupaten Bekasi, kami langsung menuju lokasi tersebut," ujar Kapolresta Padang , Kombes Pol Yulmar Try Himawan, Sabtu 18 Mai 2019.

Setelah sampai di Kabupaten Bekasi, Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter), Iptu Syafwal bersama empat orang personel lainnya langsung mencari tahu keberadaan tersangka di lokasi tersebut.

baca juga: Lembaga Survei Ini Klaim PKS Menang di Pilkada Sumbar

BACA JUGA:  Usai Uji Laboratorium, Polresta Padang Tetapkan Dua Tersangka Penjualan Sate Daging Babi

"Kami menemukan tersangka sedang berada di tempat tukang jahit di daerah Kabupaten Bekasi dan langsung kami lakukan penangkapan," lanjutnya.

baca juga: Serka Silvi, Kowal Asal Payakumbuh Ini Jadi Pasukan Perdamaian PBB

Menurutnya, saat melakukan penangkapan, kedua tersangka tidak melakukan perlawanan, hanya tidak mengakui perbuatannya.

"Setelah itu tersangka kami bawa ke Mapolresta Padang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," tutupnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri