Ratusan Mahasiswa ISI Padang Panjang Tuntut Rektor Lengser

Unjukrasa mahasiswa ISI Padang Panjang
Unjukrasa mahasiswa ISI Padang Panjang (KLIKPOSITIF)

PADANG PANJANG , KLIKPOSITIF --Ratusan mahasiswa ISI Padang Panjang menggelar unjukrasa menuntut Rektor Prof Novesar Jamarun turun dari jabatannya, Senin 29 April 2019 di halaman Kantor Rektor ISI Padang Panjang

Aksi damai itu dipicu keikutsertaan Novesar Jamarun mendaftar sebagai salah satu calon Rektor Unand Padang. Keterlibatan Rektor ISI dalam perebutan tahta kursi Rektor Unand tersebut mendapatkan kecaman dari mahasiswa.

baca juga: Empat Hari di Padang Panjang, Komedian Peppy: Warganya Asyik, Wali Kotanya Fantastik

Dalam aksi, mahasiswa membawa atribut bertuliskan “Kami bosan & muak  dengan nafsumu yg besar. Ini Itu yg mana yg perlu” Bapak Labil”, “ N.J Normatif. Jorok” Pemimpin Tak Takut Tuhan” dan “ Kanker Tahta”. 

Selain melakukan orasi, pintu gerbang utama kampus seni  juga di blokir oleh para aksi demo .

baca juga: Pendiri Yayasan Baiturrahma Sekaligus Orangtua Wali Kota Padang Panjang Meninggal Dunia

“Jabatan Rektor lengser, bagi kita ISI  harus dipimpin oleh Rektor yang baru,” sebut Koordinator Aksi Demo , Rizki Falevi.

Rizki menilai, Rektor ISI telah mengangkangi etika jabatan kepemimpinan. Pasalnya, Novesar Jamarun, baru saja empat bulan menduduki jabatan di periode ke duanya.

baca juga: Webinar di Padang Panjang, Kemenkominfo Ulas Cara Aman Mengarungi Internet

“Keadaan ini, kita perlu mempertanyakan integritas beliau sebagai pimpinan,” sebut mahasiswa jurusan Theatre itu.

Ratusan mahasiswa tersebut mengancam akan kembali melakukan aksi sampai Novesar Jamarun turun dari jabatannya. Dalam aksi tersebut pihak rektorat  telah menemui mahasiswa dan membuat kesepakan untuk melakukan dialog public bersama Novesar Jamarun.

baca juga: Damkar Kampar Pelajari Pola Kerja Damkar Padang Panjang

“Ya, kapan dan waktu dialognya kita belum tau. Namun, kita inginkan pertemuan ini secepatnya  dilaksanakan,” sebut Rizki.

Sementara itu, Pembantu Rektor  III, Firdaus membenarkan aksi demo yang digelar mahasiswa di depan Kantor Rektor ISI Padang Panjang .

“Tuntutan mahasiswa telah kita dengar. Namun, terkait pendaftaran diri Rektor ISI itu tidak menyalahi aturan sama-sekali. Saya yakin  sekali  Prof. Novesar Jamarun  sangat mencintai kampus  seni ini. Menyikapi persoalan ini, kita telah membuat kesepakatan  dengan mahasiswa untuk mengadakan diaog publik,” sebut Firdaus. (rj) 

Penulis: Rezka Delpiera