Besok Sirine Tsunami Bakal Berbunyi, BPBD Sumbar : Masyarakat Tak Perlu Cemas

Pengeras suara di Pantai Padang/Ilustrasi
Pengeras suara di Pantai Padang/Ilustrasi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir )

PADANG, KLIKPOSITIF - Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ancaman, kapasitas dan risiko bencana, tanggal 26 April ini peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana(HKB) dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, termasuk juga di Sumbar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman mengatakan, sirine peringatan dini tsunami akan berbunyi pada pukul 10.00 WIB, Jumat(26/4). Masyarakat Sumbar tak perlu cemas, karena ini bagian dari kegiatan dalam peringatan HKB.

baca juga: BPBD Pastikan Peralatan Penanganan COVID-19 di Sumbar Selalu Standby

“Setelah sirine selama 3 menit pada pukul 10.00 WIB. Pada saat sirine berbunyi seluruh orang menyelamatkan diri,” sebutnya, Kamis (25/4).

Sesuai dengan pedoman umum pelaksanaan HKB ini, bagi yang berada di ruangan untuk segera mencari tempat yang aman, seperti di bawah meja, sudut ruangan, dan lain-lain. Lalu untuk yang berada di luar ruarang, hindari benda-benda yang mungkin menimpa, seperti pohon, tembok, tiang atau kabel listrik,papan reklame dan lain-lain

baca juga: BPBD Sumbar Kerahkan Helikopter Cari 3 Pemancing Hilang di Perairan Kota Padang

“Pada saat sirine berhenti berbunyi bertanda gempa berakhir, yang harus dilakukan semua orang menuju titik kumpul yang telah disepakati, cek keberadaan dan konsidi anggota. Bagi yang berada di zona bahaya tsunami segera evakuasi vertikal, shelter terdekat,atau menuju jalur evakuasi vertikal daerah ketinggian. Ini merupakan simulasi evakuasi mandiri bencana gempa bumi yang berpotensi tsunami,” jelasnya.

Ia menjelaskan, surat edaran telah dikirimkan ke OPD di lingkungan Pemprov Sumbar, seluruh kabupaten/kota untuk mengikuti rangkaian HKB, dimana salah satu rangkaian kegiatannya adalah melaksanakan evakuasi mandiri oleh masing-masing instansi pemerintah maupun non pemerintah, termasuk sekolah mulai dari TK,SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, rumah sakit dan lain-lain.

baca juga: BPBD Sumbar Salurkan Perlengkapan Kesehatan Kepada SKPD

“Simulasi ini akan berlangsung dari pukul 10.00 WIB sampai 12.00 WIB. Setelah simulasi selesai, semuanya akan kembali melakukan aktivitas masing-masing,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk di BPBD Sumbar simulasi nanti akan melibatkan tak hanya pegawai di BPBD ataupun di kantor Gubernur Sumbar, namun juga sejumlah siswa SMA di Kota Padang. Setelah berkumpul di kantor BPBD Sumbar, setelah sirine peringatan stunami berhenti berbunyi, maka akan menuju ke Escapel Building kantor Gubernur, salah satu shelter terdekat dari kantor tersebut.

baca juga: Satgas Bencana BUMN Sumbar Serahkan Bantuan 200 Unit Washtafel

“Dengan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ancaman, kapasitas dan risiko bencana di lingkungan sekitar. Semua pihak diharapkan untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan HKB nanti,” jelasnya.

Erman Rahman menuturkan, dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam peringatan HKB diharapkan meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana.

“Diharapkan dapat mendorong sosialisasi dan pelatihan kesiapsiagaan secara bertahap, bertingkat dan berkelanjutan dalam meminimalisir resiko dan ancaman bencana di Sumbar,” pungkas Rahman.

Penulis: Joni Abdul Kasir