Usai Diperkosa, Siswi SMP di Pekanbaru Ditinggal Pelaku di Dalam Semak

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Seorang siswi SMP di Pekanbaru , Provinsi Riau, mengaku diperkosa oleh teman prianya berinisial A di sebuah semak di kawasan Perawang, Kabupaten Siak, Minggu, 3 Maret 2016.

Usai dirudapaksa pelaku, korban yang masih duduk di bangku kelas dua SMP itu, sebut saja namanya Bunga, langsung ditinggal sendirian oleh pelaku.

baca juga: Masuk dalam Koridor Riau--Sumbar, Tol Pekanbaru--Bangkinang Fungsional Akhir Tahun 2021

Saat ini, kasus dugaan pemerkosaan itu telah dilaporkan oleh keluarga korban ke Mapolresta Pekanbaru dan sejumlah petugas hingga sekarang masih berada di lapangan untuk mencari pelaku.

Sumber KLIKPOSITIF di Mapolresta Pekanbaru menyebut bahwa dugaan pemerkosaan itu berawal pada pada Minggu kemarin sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, pelaku berinisial A menelpon ibu korban dan meminta izin untuk membawa korban pergi jalan-jalan.

baca juga: Diimingi Gaji 200 Ribu Perhari, Gadis di Bawah Umur Diperkosa dan Ditinggal di Kebun Sawit

Setelah diizinkan, korban dan pelaku bertemu. Pelaku kemudian mengajak korban keluar dari Pekanbaru . Namun, sekitar pukul 02.00 WIB dinihari tadi, tiba-tiba korban menelpon ibunya bahwa ia ditinggal oleh pelaku di Perawang, Siak.

Mendapati keberadaan anaknya, ibu korban bersama kelurganya langsung menjemput korban. Begitu bertemu dengan ibunya, korban langsung mengakui bahwa ia telah diperkosa oleh si A di sebuah semak.

baca juga: Dua Hari Pencarian, Warga Riau yang Hilang di Lima Puluh Kota Belum Ditemukan

"Korban juga mengaku sebelum diperkosa, pelaku sempat mengancamnya dengan pisau. Karena takut, akhirnya korban hanya bisa pasrah dan menuruti keinginan pelaku," ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru , Kompol Bimo Ariyanto SIK membenarkan bahwa korban telah diperiksa unit PPA Polresta Pekanbaru guna penyelidikan lebih lanjut.

baca juga: Dampak Banjir Pekanbaru: 1.108 Rumah Terendam

"Masih kita selidiki kasus dugaan pemerkosaan ini. Selanjutnya kita upayakan penangkapan," kata Bimo saat ditemui di ruang kerjanya. (Kifli)

Penulis: Riki