Wajib Tahu! Bayi yang Mirip Ayahnya Cenderung Lebih Sehat

ilustrasi bayi mirip dengan ayahnya.
ilustrasi bayi mirip dengan ayahnya. (internet)

KLIKPOSITIF -- Kemiripan bayi dengan orangtua dipengaruhi oleh faktor genetik menurut kacamata medis. Bahkan, studi terbaru mengungkapkan kemiripan bayi dengan orangtua , khususnya ayah akan membuat si bayi tumbuh lebih sehat.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Health Economics ini menyimpulkan bahwa bayi mirip ayah memiliki kecenderungan untuk terhindar dari penyakit asma dan jarang masuk rumah sakit.

baca juga: Penelitian: Masalah Tidur saat Bayi Berkaitan dengan Kesehatan Mental di Usia Remaja

Menurut Dr. Solomon Polachek, ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini, bayi yang mirip ayah mempengaruhi ayah untuk berperan aktif sebagai orangtua . Serta memotivasi sang ayah untuk berusaha lebih keras menjalankan peran sebagai orangtua yang baik.

Hal ini dikarenakan ayah akan merasa lebih terikat dengan bayi , sehingga dia pun lebih aktif untuk ikut mengasuh si bayi . Pada perkembangannya menjadi lebih sehat saat bayi berusia satu tahun, bahkan berlanjut hingga dewasa.

baca juga: Anak Terlantar di Padang Diangkut Satpol PP

Lebih lanjut, penelitian ini mengobservasi 715 keluarga yang terdaftar di Fragile Families and Child Wellbeing (FFCW). Lembaga yang menaungi anak -anak dengan tingkat kesehatan rendah. Semua keluarga ini memiliki anak yang hanya tinggal bersama sang ibu.

Meski sang ayah tinggal terpisah, namun kemiripan sang anak dengan ayahnya menyebabkan sang ayah berusaha meluangkan waktu untuk dihabiskan bersama si anak . Dr. Solomon Polachek mengatakan, indikator kesehatan anak meningkat ketika si anak mirip ayah .

baca juga: Ini Cara Atasi Kebiasaan Anak Gigit Puting saat Menyusui

Singkatnya, ayah akan lebih sering mengunjungi si anak sehingga dia memiliki informasi akurat tentang kebutuhan ekonomi dan kesehatan anak , sehingga berusaha memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, penelitian ini percaya bahwa para ayah butuh motivasi lebih untuk memberikan perhatian pada anaknya.

Sedangkan ibu akan selalu mencintai anaknya, walaupun sang anak tidak mirip dengan dirinya. Meskipun peran ayah bukan satu-satunya penentu masa tumbuh kembang anak yang baik, namun keterlibatan ayah dalam masa pertumbuhan anak tetap memegang peranan penting.

baca juga: Kapan Anak Harus Vaksin? Bagaimana Jika Tertunda atau Terlambat

Jadi, mirip atau tidak bayi dengan ayahnya, seharusnya ayah tetap bisa meluangkan waktu untuk menjalan peran aktif sebagai orangtua . (*)

sumber: HiMedik

Penulis: Agusmanto