Dinkes Sawahlunto akan Gelar Imunisasi Rubella

Kepala Dinas Kesehatan Sawahunto, Yasri
Kepala Dinas Kesehatan Sawahunto, Yasri (KLIKPOSITIF/Muhammad Haikal)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto siap melaksanakan imunisasi Measles Rubella (MR) tahun 2018 ini. Pelaksanaan imunisasi tersebut akan dilaunching di SD 13 Pasar Remaja, Sawahlunto pada 1 Agustus 2018 mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto , Yasril mengatakan, imunisasi MR merupakan kegiatan untuk memutuskan penularan virus campak dan rubella pada anak. Virus Rubella berupa penyakit ringan pada anak yang ditularkan melalui angin, tapi bila menular pada ibu hamil sangat berbahaya.

baca juga: Kejari Payakumbuh Tak Tutup Kemungkinan Adanya Tersangka Baru Terkait Dugaan Korupsi Penyimpangan Dana COVID-19

"Virus ini dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dikenal sebagai Sindroma Rubella Congenital (SRC). Kecacatan SRC itu bisa seperti kebutaan, tuli jantung bocor dan tumbuh kembang anak yang terlambat," katanya di Kantor Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto , Kamis 12 Juli 2018.

Untuk menyukseskan imunisasi MR tersebut, pihak Dinas Kesehatan Kota Sawahlunto sudah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan organisasi profesi yang ada di Sawahlunto yakni IDI, IBI dan PPNI.

baca juga: Kuasa Hukum Ungkap Alasan Kadinkes Payakumbuh Ajukan Surat Penangguhan Penahanan

"Semua tenaga medis di Kota Sawahlunto dilibatkan dalam imunisasi MR ini. Selama Agustus, imunisasi dilaksanakan di sekolah dan di Posyandu selama September," tambah Kabid Kesehatan Masyarakat dan Pencegahan Pengendalian Penyakit, Al Anshari

Saat ini sudah 16.000 anak terdata yang akan di imunisasi usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun. Sementara itu, untuk logistik imunisasi , dipastikan Selasa 17 Juli 2018 siap. Al Anshari berharap imunisasi MR di Kota Sawahlunto bisa 100 persen atau melebihi target Nasional yaitu 95 persen anak.

baca juga: Kadinkes Payakumbuh Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Penyimpangan Dana COVID-19

"Vaksin sudah sampai di Dinas, disimpan dalam suhu 2 - 8 derajat Celcius, yang kurang itu alat suntik. Insha Allah Selasa depan sudah lengkap," jelasnya.

[Muhammad Haikal]

baca juga: Pemerintah Didorong Juga Prioritaskan Imunisasi Dasar Lengkap

Penulis: Agusmanto