Delapan Pelajar Disabililtas Ikuti Ujian SBMPTN di Sumbar

Ilustrasi ujian SBMPTN
Ilustrasi ujian SBMPTN (Muri.org)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sebanyak 8 orang pelajar disablilitas mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN ) di Sumatera Barat ( Sumbar ). Delapan pelajar itu merupakan bagian dari 42.316 orang peserta secara keseluruhan.

Menurut catatan, sebenarnya, untuk tahun ini ada 10 peserta disabilitas yang ikut seleksi. Namun Rektor Universitas Andalas Tafdil Husni menyebut, 2 peserta lainnya tidak mengkonfirmasi keikutsertaan.

baca juga: Bron Captering Pintjoeran Gadang, Jejak Belanda di Kota Solok

"Tadi kami dapat laporan dari pengawas dua orang disabilitas tidak mengkonfirmasi, artinya mereka tidak ikut ujian," katanya, Selasa, 8 Mei 2018.

Ia menjelaskan, bagi peserta disabilitas diberikan perlakuan khusus saat menjawab soal ujian. Salah satunya adalah pengawas membacakan soal ujian lalu dijawab oleh yang bersangkutan.

baca juga: Ahli Ungkap Mematikan Pendingin Ruangan Bisa Kurangi Penyebaran Covid-19

"Pengawas membacakan soal, lalu mereka menjawab dengan menggunakan alat bantu tulis Braille," ungkap dia.

Menurutnya, kuota untuk peserta penyandang disabilitas tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Kemudian dijelaskannya lagi, 8 peserta tersebut empat diantaranya melaksanakan ujian di Unand dan empat lagi di UNP .

baca juga: Kubus Apung di Padang Akan Berfungsi Pekan Ini

"Dua yang tidak hadir itu direncanakan ujian di Unand ," tuturnya.

Ditambahkan, Rektor Universitas Negeri Padang ( UNP ) Ganefri sejauh ini menurut dia, belum ada kendala dalam pelaksanaan proses seleksi.

baca juga: Siswa dan Orang Tua di Padang Lebih Setuju Sekolah Daring Selama Pandemi

"Tadi memang ada yang salah masuk ruangan di lokasi yang tidak semestinya, namun sudah diselesaikan oleh panitia," jelas Ganefri.

Sementara, Ganefri memaparkan untuk kuota serapan penenerimaan berkisar pada angka 40 persen dari peserta. Terdapat tiga kampus yang akan menyerap peserta yakni Unand , UNP dan ISI Padang Panjang.

Peserta terbagi dalam dua sistem ujian yaitu Ujian Tulis Berbasis Computer (UTBC) sebanyak 41. 326 peserta dan Tulis Berbasis Kertas (UTBK) sebanyak 990 orang.

"Rincian kuota tiga PTN tersebut, yaitu Universitas Andalas ( Unand ) menyediakan daya tampung 5.411 kursi, Universitas Negeri Padang ( UNP ) sebanyak 8.001 kursi dan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang sebanyak 1.100 kursi," pungkasnya kemudian.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa