Kejar Target Penerimaan, Ini Imbauan Bapenda pada Wajib Pajak Kota Padang

Kasubid Pembinaan Wajib Pajak Bapenda Padang, Syafriadi.
Kasubid Pembinaan Wajib Pajak Bapenda Padang, Syafriadi. (KLIKPOSITIF/Khadijah)

PADANG, KLIKPOSITIF - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang tak henti-hentinya mengimbau masyarakat terutama wajib pajak untuk taat dalam melaporkan dan membayar pajak . Pada pajak daerah , ada 11 objek pajak yang melibatkan pengusaha di daerah seetempat sebagai wajib pajak Bapenda seperti restoran, hotel, reklame dan lainnya.

"Nantinya Bapenda Padang akan mengimbau seluruh wajib pajak dari 11 objek pajak yang ada di Kota Padang. Hal itu dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada wajib pajak tentang pentingnya membayar pajak ," ujar Kasubid Pembinaan Wajib Pajak Bapenda Padang Syafriadi, pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Kanwil DJPb Sumbar Lakukan Serah Terima Barang Milik Negara

Ia mengungkapkan, tren penerimaan pajak daerah selama beberapa tahun ini mengalami kenaikan. Bahkan jika dibandingkan dengan realisasi penerimaan pajak daerah pada Maret 2017 dan Maret 2018 mengalami surplus hingga Rp8 Milyar. Kenaikan jumlah penerimaan itu dapat menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak meningkat cukup signifikan.

Namun hal itu tidak membuat Bapenda merasa berpuas diri, karena besarnya peningkatan jumlah penerimaan itu belum seimbang dengan jumlah target penerimaan yang harus dicapai oleh Bapenda Padang .

baca juga: KPK Periksa Dua Pejabat Tinggi Kemenkeu Terkait Kasus Suap Ditjen Pajak

"Kenaikan jumlah penerimaan oleh wajib pajak memang patut kita syukuri, tapi tingginya target penerimaan yang naik setiap tahunnya tetap membuat Bapenda mesti tetap bekerja keras untuk mencapainya," ungkap Syafriadi.

Oleh karena itu, kesadaran wajib pajak dalam melaporkan dan membayar pajak sangat dibutuhkan. Karena seperti yang diketahui, sebagian besar jumlah PAD Kota Padang berasal dari pajak daerah . Bahkan untuk tahun ini, 60 persen PAD Kota Padang berasal dari pajak daerah .

baca juga: Dugaan Kasus Suap Ditjen Pajak, ICW Curiga Hal Ini

" Pajak ini berguna untuk pembangunan daerah. Saat ini, manfaat pajak ini telah dapat dirasakan siapa pun, terutama masyarakat Kota Padang, contohnya dalam penataan pasar raya Padang, perluasan dan perbaikan jalan raya Bypass dan lainnya," kata Syafriadi.

Ketaatan masyarakat, lanjut Syafriadi, dalam membayar pajak sangat dibutuhkan untuk kemajuan daerah. Namun yang mesti diingat, ketaatan itu mesti diiringi dengan kejujuran dalam membayar jumlah pajak .

baca juga: Hingga 16 April, Pemerintah Telah Alokasikan Belanja Pengadaan Vaksin Rp13,16 T

"Wajib pajak yang taat melaporkan pajak pastinya jujur dalam membayar pajak ," tutur Syafriadi.(*)

Penulis: Webtorial