Tahun 2018, Dua Sektor Ini Dianggap Paling Ampuh Gaet Investor

Ilustrasi e-commerce, salah satu sektor yang akan mudah menggaet investor di tahun 2018
Ilustrasi e-commerce, salah satu sektor yang akan mudah menggaet investor di tahun 2018 (Net)

EKONOMI, KLIKPOSITIF -- Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) menilai, ada dua sektor kegiatan usaha perekonomian yang bisa menarik investor ke Indonesia di tahun 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala BKPM Thomas Lembong. Menurutnya dua sektor tersebut adalah pariwisata dan e-commerce.

baca juga: Awal Pekan Ini, Emas Batangan Masih di Atas Rp1 Juta Per Gram

"Sektor yang akan tumbuh adalah sektor yang bisa membuat pekerja-pekerja kita naik kelas ke pekerjaan-pekerjaan yang nilai tambahnya lebih besar dan memberikan penghasilan yang lebih tinggi," katanya.

Khusus sektor pariwisata , Thomas berpendapat bahwa pariwisata bisa memberikan pertumbuhan lapangan kerja dengan cepat.

baca juga: OJK Klaim UU Cipta Kerja Dapat Tingkatkan Investasi di Pasar Modal

"Selain itu penghasilan devisanya jalan, dan sektor jasa juga meningkat karena semua layanan pariwisata dilakukan oleh manusia, jadi menghasilkan lapangan kerja," jelas Thomas.

Kedua adalah e-commerce. Berdasarkan perhitungan BKPM , tahun 2017 total investasi ke commerce itu lebih dari 5 miliar dollar AS.

baca juga: Ini Targetkan PAD Pemko Padang dari Pantai Air Manis

"Itu artinya, separuh dari jumlah investasi di sektor migas di tahun 2016. Jadi nilainya besar sekali, pertumbuhannya tinggi sekali. Perhitungan saya kira-kira 50-80 persen year on year. Jadi ini sesuatu yang harus kita dukung," papar dia.

Terkait dengan itu, ia berpendapat bahwa target e-commerce tahun ini cukup beragam.

baca juga: Usai Turun Beruntun, Harga Emas Batangan Mulai Bangkit

Ia menyebutkan, banyak sekali investor yang masuk dari Cina, seperti Alibaba, "dan ada juga Tencent yang kabarnya mau masuk ke gojek. Selain itu, cukup banyak dari ventura-ventura Silicon Valley Amerika," tutur Thomas.

Namun demikian BKPM katanya saat ini juga sedang mengupayakan supaya lebih banyak lagi masuk dari Eropa dan Jepang.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa