MotoGP 2017 Adalah Musim Terburuk Yamaha Dalam 10 Tahun

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo (Net)

MOTOGP , KLIKPOSITIF -- Tim pabrikan Yamaha di MotoGP memasuki masa sulit pada musim 2017. Sebab di musim itu, merupakan yang pertama kalinya Yamaha tidak masuk dalam dua besar klasemen setelah 10 tahun.

Hasil buruk itu bukan disebabkan oleh menurunnya peforma Valentino Rossi dan Vinales, atau bahkan ketika Jorge Lorenzo meninggalkan tim itu sekalipun.

baca juga: Jadi Juara Dunia MotoGP 2020, MIr Tak Sabar Nantikan Kemunculan Marquez

"Masalahnya adalah pada penggerak belakang," kata bos Yamaha MotoGP, Lin Jarvis.

Pada akhir musim, peringkat tertinggi Yamaha diraih oleh Maverick Vinales yang mengisi peringkat ketiga klasemen akhir.

baca juga: Digeser Carl Cruthlow Sebagai Tets Rider Yahama, Ini Kata Lorenzo

Sedangkan pembalap senior mereka, Valentino Rossi berakhir di peringkat ke lima setelah kesulitan memecahkan masalah penggerak belakang dan cidera.

"Vinales bisa lebih baik lagi jika memang kami memberikan sarana yang lebih baik di musim ini," sebut Jarvis.

baca juga: Indonesia Hanya Masuk Daftar Balapan Cadangan, Menpora Optimis Motogp Terselenggara

Ketika ditanya Motorsport soal Lorenzo, Jarvis menyebut kepergian X-Fuerra tidak memberikan pengaruh apa-apa pada tim.

"Semua orang di tim ini merindukannya secara sosial, sembilan musim bersama dan membawa 3 gelar juara. Hal itu biasa terjadi," ucap dia.

baca juga: Rossi Sebut Jadi Pebalap Satelit Lebih Menguntungkan

Soal peforma motor, bagi dia Lorenzo akan mengalami hal sama dengan Rossi dan Vinales jika masih membela tim Garpu Tala di musim 2017 ini.

"Saya pikir kami akan mengalami masalah sama dengan atau tanpa Jorge. Dan sekarang dia (Lorenzo) sudah berada di posisi yang bagus di tim barunya," pungkas Jarvis kemudian.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa