La Paloma Memainkan Mantera Sirompak

La Paloma saat tampil di Kaba Festival di Padang
La Paloma saat tampil di Kaba Festival di Padang (ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Payakumbuh Botuang Festival (PBF) 2017 menghadirkan penampil yang mencoba mengeksplorasi bambu. Baik dalam bentuk maupun bunyi. La Paloma memilih menggabungkan keduanya

Untuk pertunjukan kali ini, grup yang berdiri pada 2012 ini  akan mengekplorasi bebunyian Sirompak. Kesenian tradisi asal 50 Kota yang beraroma mistis. Dibutuhkan saluang khusus agar syair-syair yang diucapkan bisa sampai ke penerima. Syair digunakan sebagai jembatan pemanggil jin.

baca juga: Cari 3 Korban Perahu Terbalik, Tim SAR 50 Kota Temukan Tas Hitam di Sungai

Dalam sinopsis yang dibuat tertulis, “Pantun-pantun berupa 33 ayat mantra di sadur sedemikian rupa menjadi sebuah lirik dalam tema melodi vokal yang diberi judul “Buaian Si Jundai”.

"Kami menginterpretasikan proses Si Mambau (pelaku) dan berkomunikasi dengan Si Mambang (Jin),” ujar Alex Septiono, komposer pertunjukan saat di hubungi.

baca juga: Tiga Pemudik Asal Payakumbuh Hanyut Saat Mudik Lebaran, Pencarian Korban Akan Dilanjutkan Pagi Ini

La Paloma memang tidak kali ini mendalami musik tradisi. Pada KABA Festival 2 di 2015, mereka memainkan Basijobang. Namun, berbeda dengan pementasan sebelumnya yang berbasis keroncong, kali ini mereka mencoba memainkan world music.

“Tapi ada ‘bocornya’ di sana-sini,” ujar Ahmed Jamin, additional player pada waktu yang sama.

baca juga: Antisipasi Tahanan Kabur, Wakapolres Lima Puluh Kota Lakukan Hal Ini

Pemilihan kelompok ini memang berdasarkan ketekunan mereka dalam menggarap tradisi. “Kemungkinan tentang bunyi Sirompak kemudian kami tawarkan pada La Paloma. Mereka menyambutnya dengan baik,” ujar Dr Yusril, Kurator PBF.

La Paloma akan tampil pada 1 Desember. Pada malam pembukaan Botuang Fest itu, grup yang beranggotakan 10 orang ini akan tampil bersama Minanga Pentagong, Iyut Fitra, Sosiawan Leak, Ali Syukri Dance Company, Ranah PAC dan Taufik Adam. Pada malam  pembukaan PBF. 100 meriam bambu akan diletuskan setelah dibuka Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit.

baca juga: Payakumbuh Zona Oranye COVID-19, Hamdi Agus Ajak Warga Patuhi Instruksi Pemerintah Soal Salat Ied

Penulis: Ramadhani