Ingin Tahu Proses Pembuatan Semen, Ratusan Santri Pesantren Thawalib Study Lapangan ke PT Semen Padang

Ratusan santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib, Parabek, Bukittinggi, mendengar paparan dari manajemen PT Semen Padang tentang sejarah berdirinya pabrik PT Semen Padang di GSG PT Semen Padang, Indarung, Selasa (16/5)
Ratusan santri Pondok Pesantren Sumatera Thawalib, Parabek, Bukittinggi, mendengar paparan dari manajemen PT Semen Padang tentang sejarah berdirinya pabrik PT Semen Padang di GSG PT Semen Padang, Indarung, Selasa (16/5) (Riki Wijaya / KLIKPOSITIF)

KILIKPOSITIF -- Pondok Pesantren Sumatera Thawalib, Parabek, Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat, mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat proses pembuatan semen, serta mengetahui sejarah berdirinya PT Semen Padang , Senin, 16 Mai 2016.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaaan Pondok Pesantren Sumatera Thawalib, Taufik Hidayat mengatakan, kunjungan ke PT Semen Padang ini merupkan bagian dari program study lapangan untuk anak-anak tsanawiyah.

baca juga: Semen Padang Salurkan Bantuan Beasiswa dan Pengobatan Gratis di Dumai

Program ini sudah berjalan selama tiga tahun. Sebelum ke PT Semen Padang , semua siswa-siswi Pesantren Sumatera Thawalib juga melakukan kunjungan study lapangan ke Museum Aditiawarman pada 2014 dan ke Lantamal Teluk Bayur pada 2015.

"Untuk di PT Semen Padang ini, ada dua sesi kunjungan yang dilakukan selama dua hari, yaitu hari ini dan Selasa besok. Untuk hari ini, ada 228 santri. Kemudian pada kunjungan besok, sebanyak 218 santriwati," kata Taufik Hidayat saat kunjungannya ke PT Semen Padang .

baca juga: Realisasi Eskpor Semen Hingga September Capai 484 Persen, SIG Apresiasi PT Semen Padang

Dikatakannya, proses pembuatan semen ini perlu diketahui karena berkaitan dengan pembelajaran IPA yang dipelajari semua santri dan santriwati di pesantren. Begitu juga dengan sistim pemasdaran semen yang juga berkaitan dengan pembelajaran IPS.

Kemudian di samping itu, PT Semen Padang menjadi tujuan, karena ada persamaan sejarah antara Pesantren Sumatera Thawalib dengan PT Semen Padang , yakni tahun berdirinya sama-sama tahun 1910.

baca juga: Periode September 2021, Rp711 Juta Zakat Karyawan Disalurkan UPZ Baznas Semen Padang

"Artinya, Pondok Pesantren Sumatera Thawalib dengan PT Semen Padang saat ini sama-sama berusia 106 tahun. Jadi, selain mengetahui proses pembuatan semen, kunjungan kami ke PT Semen Padang ini sekaligus untuk mengetahui sejarah beridirnya PT Semen Padang ," ujar Taufik Hidayat.

Ia juga mengaku bahwa kunjungan ini sangat berkesan sekali bagi semua rombongan dari pondok pesantren, karena semua karyawan di perusahaan semen tertua di Indonesia ini sangat ramah.

baca juga: PT Semen Padang Salurkan 62 Paket Bantuan Pendidikan untuk Pelajar RTM di Limau Manis Selatan

"Di samping itu, manajemen PT Semen Padang juga transparan terkait informasi yang kami butuhkan, termasuk informasi beasiswa dari CSR PT Semen Padang . Informasi tersebut, akan menjadi catatan bagi kami," bebernya.

Kepala Bidang Komunkasi PT Semen Padang , Hardi Andri melalui Pelaksana 1, Dina Armidya mengatakan bahwa PT Semen Padang sudah sering dikunjungi oleh berabagai kelompok. Bahkan, ada yang dari luar Sumbar.

"Intinya, manajemen PT Semen Padang selalu welcome terhadap siapa pun yang berkunjung, dan ini juga menjadi tanggungjawab bagi manajamen untuk menjelaskan informasi yang dibutuhkan kepada kelompok atau pun individu yang berkunjung ke PT Semen Padang ," katanya.

Penulis: Riki