Jadi Tuan Rumah RIF 2017, Sumbar Malah Tak Dapat Jatah Investasi Rp39 Triliun

Diskusi Regional Investment Forum 2017
Diskusi Regional Investment Forum 2017 (KLIKPOSITIF/Cecep Jambak)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Meski digadang-gadang memiliki wisata unggulan, namun Sumbar tidak mendapat jatah proyek Rp 39 triliun, yang ditawarkan Badan Koordinasi Penanaman Modal ( BKPM ) dan Kementerian Pariwisata ( Kemenpar ) RI, bagi investor.

Tiga destinasi wisata yang ditawarkan dan bahkan sudah ready to offer itu, yakni Danau Toba, Borobudur, dan Tanjung Kelayang. Sumbar dengan, Kawasan Wisata Terpadu Gunung Padang dan Kawasan Wisata Bahari Pantai Mandeh hanya masuk dalam enam wisata perioritas. 

baca juga: Irwan Prayitno: Perlu Sinergsitas Anggaran Pusat dan Daerah untuk Infrastruktur Darat

Hal itu terkuak dalam Regional Investment Forum (RIF) 2017, di Grand Inna Hotel, 15 hingga 17 Oktober 2017.

"Ya cukup prihatin. Perlu di telusuri kenapa," kata Ketua Assosiation of Indonesia Tours and Travel Agency (ASITA) Sumbar , Ian Hanifa, kepada KLIKPOSITIF , Senin 16 Oktober 2017.

baca juga: Program Pasangan Mulyadi-Ali Mukhni: Bersihkan Sumbar dari LGBT

Menurutnya, Sumbar yang telah berbesar hati karena telah diakuinya potensi wisatanya seperti kawasan Mandeh,  dan juga usaha pemerintah yang telah mempermudah semua urusan, tentu Sumbar juga berhak atas hal itu.

"Tentu kita telah berbahagia bahwa potensi kita hebat. Urusan dipermudah, ternyata daerah lain yang dipilih," ungkapnya.

baca juga: Kisah Azwardi Merawat Tiga Anaknya yang Mengalami Karapuhan Tulang Semenjak Bayi

Sementara itu, penggiat wisata green tourism, Ridwan Tulus menyebut, setidaknya dengan Sumbar menjadi tuan rumah Regional Investment Forum (RIF) 2017, Sumbar telah memperkenalkan dua destinasi wisata unggulan yakni Mandeh dan Gunung Padang.

"Kita berpikir positif saja, minimal pada Rif kali ini Sumbar bisa memperkenalkan dua destinasi pariwisatanya yaitu Mandeh dan Gunung Padang," sebut Ridwan pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Beritakan Nasrul Abit Keturunan Partai Komunis, Pimred Akurat.co Minta Maaf

Ia mengataka , dengan terbukanya peluang itu, sekarang ini menjadi tugas bersama untuk memperbaiki destinasi wisata dari segala aspek.

"Saya tetap berusaha menjadikan Sumbar sebagai green tourism destination yang Insya Allah akan menjadi percontohan di Indonesia bagaiamana pengembangan sebuah destinasi yang protect the culture. Prorect the nature, serta empower dan bring benefit for local people!," pungkasnya kemudian.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa