Regulasi Baru di FLN 2017, Ini Komentar Ketua AFP Sumbar

Tim  AFP Sumbar
Tim AFP Sumbar (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Menyikapi adanya regulasi Federasi Futsal Indonesia (FFI) yang melarang pemain yang sudah pernah berlaga di Liga Futsal Profesional untuk mengikuti ajang Liga Futsal Nusantara (LFN) 2017, Ketua AFP Sumbar Yasman Yanusar angkat bicara.

Ia mengatakan, regulasi pelarangan tersebut menimbulkan sisi positif dan negatif bagi AFP Sumbar , pasalnya, salah seorang pemain Rafhely FC Padang pernah bermain di salah satu tim Liga Pro IPC Pelindo.

baca juga: Bron Captering Pintjoeran Gadang, Jejak Belanda di Kota Solok

"Kita punya satu pemain yang pernah bermain di IPC Pelindo yaitu Efrinaldi. Akibat regulasi ini pemain tersebut tidak dapat bermain di Liga Futsal Nusantara tahun ini," ujar Yasman Yanusar yang akrab disapa Pak Haji ini.

Namun ia menjelaskan bahwa ada sisi positif dari regulasi yang tahun ini diterapkan FFI. Dampak regulasi ini sendiri menurutnya menguntungkan untuk tim atau klub yang memiliki pemain yang belum pernah bermain di Liga Pro.

baca juga: Ahli Ungkap Mematikan Pendingin Ruangan Bisa Kurangi Penyebaran Covid-19

"Tentunya kemampuan masing-masing pemain di setiap klub atau tim akan sama dan merata. Sehingga peluang tim mana pun di seluruh daerah dapat berpeluang menjadi juara dalam Liga Futsal Nusantara tahun 2017 ini," kata Ketua AFP Sumbar .

Selain itu dikatakannya juga ada batasan usia untuk kategori putra adalah tanggal kelahiran maksimal 1 Januari 1995. Kemudian untuk putri batas maksimal 1 Januari 1997.

baca juga: Kubus Apung di Padang Akan Berfungsi Pekan Ini

"Nantinya akan ada empat tim putra dan dua tim putri yang akan lolos ke ajang Pro Futsal League 2018 mendatang," katanya.

[Ade Suhendra]

baca juga: Siswa dan Orang Tua di Padang Lebih Setuju Sekolah Daring Selama Pandemi

Penulis: Iwan R