Wanita Ini Bikin Pusing Tim SAR Bukittinggi

Kondisi di tempat persembunyian
Kondisi di tempat persembunyian (Facebook Humas Praja Wibawa Kota Bukittinggi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Seorang wanita yang diduga punya kelainan jiwa, membuat gempar warga RT 03 RW 02 Kelurahan Belakang Balok Kota Bukittinggi -Sumbar, Selasa 9 Mei 2017. Gara-gara bersembunyi dalam gorong-gorong sempit depan rumah warga, sejumlah warga dan tim penyelamat atau Tim SAR berkerumun untuk mengevakuasi wanita bertubuh gempal itu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun KLIKPOSITIF , wanita itu sempat diamankan Satpol PP Bukittinggi pada Selasa siang sebelum ditemukan di gorong-gorong.

baca juga: Ini Hasil Swab Warga yang Kontak dengan Pasien Positif Corona ke 20 di Agam

“Tadi siang sempat kami tangkap di Surau Gadang Mandiangin Koto Selayan,” ucap petugas Satpol PP Hendra Doni.

Selanjutnya, menurut Hendra, ia kabur dan ketahuan bersembunyi di sana. Cukup lama wanita yang diketahui bernama Muher Ningsih (31) itu bersembunyi dan baru keluar pada malam hari.

baca juga: Peduli COVID-19, Komunitas Sepeda di Bukittinggi Ini Bagi-bagi Masker

“Saya tahunya wanita itu sembunyi di gorong-gorong sejak pukul 16.30 WIB, lalu kami laporkan,” ucap Ketua RT 03, Syamsuardi.

Untuk mengevakuasi wanita itu, para Tim SAR dari BPBD, TAGANA, Pol PP maupun Dinas Kebakaran datang ke lokasi kejadian. Namun upaya itu tidak mudah, mengingat gorong-gorong itu berukuran kecil, seukuran lebih besar sedikit dari tubuh manusia dewasa.

baca juga: Merasa Tak Dilibatkan, Ini Komentar Jubir Pedagang Pasa Ateh Bukittinggi

Upaya yang mungkin dilakukan adalah membujuk wanita itu untuk keluar dari persembunyiannya. Namun berkali-kali dibujuk, tetap tak mau keluar.

“Karena kondisinya sudah terlihat lelah, kita sempat kasih dia roti maupun air, nyatanya dia tak juga keluar,” lanjut Syamsuardi.

baca juga: Sepeda Kian Digemari, Ada Rentalnya di Bukittinggi

Akhirnya, sekitar pukul 19.15 WIB, ia mau keluar setelah dibujuk dengan rokok.

Selanjutnya, menurut Kasi Pengembangan Kapasitas Satpol PP Dodi Andresia, wanita itu akan diserahkan ke pihak Dinas Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R