Ratusan Warga Terancam Gagal Umrah Gara-gara Corona, Kemenag Bukittinggi Tunggu Kejelasan

Ilustrasi Jamaah
Ilustrasi Jamaah (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF -Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Arab Saudi mengambil langkah menghentikan sementara penerimaan jemaah umrah dari seluruh negara, termasuk Indonesia.

Kebijakan itu disebut sebagai bagian dari upaya antisipasi maraknya penyebaran virus corona atau yang diberi nama resmi Covid-19.

baca juga: Marc Marquez Akan Lelang Wearpack untuk Bantu Penanganan Corona

Hal tersebut jelas berdampak langsung terhadap calon jemaah dan juga travel umrah yang ada di Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

Kepala Seksi Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kemenag Bukittinggi, Tri Andriani, Kamis 27 Februari 2020 mengatakan, di daerah itu ada ada 12 Travel Umrah , 8 sudah berizin, 4 lainnya sedang diproses izinnya.

baca juga: Tarik Wisatawan Mancanegara Usai Pandemi, Empat Negara Banting Harga

"Rataan perbulan, dari ke 12 travel tersebut berangkat sebanyak 200 Jamaah Umroh," kata Tri Andriani.

Akibat kebijakan dari Arab Saudi tersebut, saat ini pihaknya masih menunggu komfirmasi dan kejelasan lebih lanjut dariKemenag RI maupun dari Kemenkes

baca juga: Pegawai LP Sijunjung Asal Solok Positif COVID-19

Selain umrah , Bukittinggi juga akan memberangkatkan ratusan Jamaah untuk musim haji tahun ini, estimasinya sekitar 312.

"Tapi, hingga kini, kita belum dapat keterangan resmi dari Kemenag RI maupun dari Kemenkes terkait penangguhan dari Arab Saudi tersebut,"lanjutnya.

baca juga: Presiden Minta Perhatian Khusus untuk Daerah dengan Kasus Corona Tinggi

Sementara itu, informasi dari salah satu pengelola travel umrah di Bukittinggi, Hendra menyebut, sejauh ini kegiatan travel masih normal, dan belum ada pemberitahuan dari otoritas terkait perihal penghentian sementara penerimaan jemaah umrah itu.


Penulis: Hatta Rizal | Editor: Eko Fajri