Sungai Batang Kuantan Meluap, Ruas Jalan di Kawasan Geopark Silokek Sijunjung Rusak

Ruas Jalan yang Rusak di Nagari Silokek, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung.
Ruas Jalan yang Rusak di Nagari Silokek, Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Tingginya debit air Sungai Batang Kuantan pada Selasa (18/2/2020) kemarin, mengakibatkan ruas jalan di Nagari Silokek, Kecamatan Sijunjung , Kabupaten Sijunjung rusak parah.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Sijunjung Henry Chaniago membenarkan hal tersebut, sewaktu banjir surut, jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

baca juga: Polsek Sijunjung Imbau Pengunjung Pasar Tradisional Taati Protokol Kesehatan

"Pagi tadi, masyarakat dan Pemerintah Nagari telah melakukan gotong royong memperbaiki ruas jalan yang rusak. Sekarang sudah bisa dilewati oleh kendaraan roda empat dan roda dua," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (19/2/2020).

Henry melanjutkan, upaya yang dilakukan BPBD saat ini akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Sijunjung .

baca juga: 8 Petugas Lapas Muaro Sijunjung Positif COVID-19, 253 Orang yang Kontak Diambil Swab

"Koordinasi bertujuan agar perbaikan tidak tumpang tindih. Nanti kita bilang itu bagian perawatan tentu ditangani oleh dinas PU, sementara PU bilangnya itu rehab rekon oleh BPBD," ujarnya.

"Itu yang kita pastikan dulu, siapa yang akan memperbaiki, kalau memang kita yang perbaiki tentu akan kita tindak lanjuti," pungkasnya kemudian.

baca juga: Kasus Virus Corona di Sumbar bertambah 27 per 27 Mei, Jubir: Sijunjung Catatkan 7 Kasus Perdana

Terpisah, Wali Nagari Silokek, Mardison mengatakan, pihaknya bersama masyarakat berharap, Pemkab Sijunjung memperbaiki kondisi ruas jalan tersebut, karena ruas jalan itu selain jalur alternatif menuju Sumpur Kudus, juga merupakan akses menuju Geopark Ranah Minang Silokek.

"Kerusakan jalan ini sudah kita laporkan ke BPBD Kabupaten Sijunjung , semoga cepat di perbaiki," katanya kepada wartawan.(*)

baca juga: Ditengah Pandemi COVID-19, Tahanan Polres Sijunjung Asal Mentawai Jadi Mualaf

Editor: Muhammad Haikal