Gratiskan Tiket Masuk, Ini Target Pemkab Pessel untuk Wisata Mandeh

Kawasan Wisata Mandeh
Kawasan Wisata Mandeh (Istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF-- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menginginkan dengan tiadanya tiket masuk ke Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh dapat mendongkrak tingkat kunjungan wisata dan tumbuhnya perekonomian masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan, Hadi Susilo mengungkapkan, kebijakan tersebut merupakan salah satu evaluasi untuk mengubah tata kelola masuk di kawasan Mandeh. Sebab, sejauh ini masih dianggap belum baik, sehingga butuh perubahan.

"Dengan ini kita berharap kunjungan wisatawan bisa meningkat. Kemudian dengan adanya peningkatan wisatawan itu bisa mendongrak adanya peningkatan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto)," ungkap Hadi Susilo kepada KLIKPOSITIF di Painan, Kamis 9 Januari 2020.

Ia mengatakan, tiadanya tiket masuk ke Mandeh memang membuat satu sektor untuk pemasukan PAD Pesisir Selatan hilang. Namun, tetap saja hasil tiket masuk tersebut tidak bisa diandalkan karena belum berjalan sesuai harapan.

"Rata-rata uang yang kita dapatkan Rp300 juta setahun. Dan kita bandingkan dari biaya untuk menempatkan petugas dan sarana prasarana di sana, hasil masih balanced. Maka dengan itu, kita coba cari peluang lainnya," terangnya.

Ia menjelaskan, dengan tiadanya tiket masuk, Pemkab Pessel akan menata pemasukan PAD dari sektor pajak hotel, rumah makan dan atraksi wisata yang ada di Mandeh. Sebab, salah satu sasaran dengan meniadakan tiket masuk adalah untuk peningakatan sektor tersebut.

"Minimal dengan banyak orang datang ke Mandeh, orang belanja, perputaran uang bisa meningkat di Pesisir Selatan. Otomatis kalau pengunjung banyak belanja, pajak hotel dan restaurant kita akan meningkat," jelasnya.

Lanjutnya, dengan adanya kebijakan baru tersebut, Mandeh akan lebih dikenal dan membuat wisatawan untuk lebih tertarik datang ke Mandeh, dan menjadi wisata terfavorit di Sumatera.

"Mudah-mudahan dengan kampanye ini orang akan lebih antusias lagi ke Mandeh. Dan membuat pariwisata di kita lebih dikenal lagi," tutupnya. (*)

Penulis: Kiki Julnasri Priatama | Editor: Rezka Delpiera

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru