BNPB: Bencana di Sumbar Karena Ulah Tangan Manusia

LIMAPULUH KOTA, KLIKPOSITIF -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo menjelaskan bahwa bencana yang terjadi di Sumatera Barat karena ulah tangan manusia.

Ia menyampaikan hal itu saat mengunjungi Kabupaten Limapuluh Kota pasca banjir yang melanda Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Riau itu pada Kamis 12 Desember 2019 malam.

"Saya telah mendapatkan laporan, bencana yang terjadi di Sumbar ini karena banyaknya aktifitas penambangan illegal," ujarnya.

Menurutnya, bencana yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Agam, merupakan akibat dari pemalakan liar dan penambangan liar yang terjadi selama ini.

"Bencana yang terjadi ini itu karena aktifitas penambangan yang membuat struktur tanah yang berada di perbukitan menjadi rapuh," ujranya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa kegiatan penambangan emas yang dilakukan selama ini juga menjadi penyebab dari bencana yang terjadi.

"Untuk penambangan emas itu sudah menggunakan zat kimia mercuri. Itu merusak ekosistem yang ada di sungai," lanjutnya.

Untuk banjir bandang atau longsor yang terjadi, ia mengatakan itu semua karena pemalakan liar yang dilakukan selama ini dan membuat ekosistem hutan rusak.

"Pemalakan liar yang dilakukan itu kedepannya akan membuat akar kayu yang sudah ditebang itu membusuk dan air akan mengalir ke dalam tanah. Sehingga tidak ada lagi ekosistem yang menahan tanah agar tidak longsor," lanjutnya.

Ia mengimbau masyarakat Sumatera Barat agar tidak melakukan penambangan dan pemalakan liar lagi kedepannya. Sehingga bencana yang terjadi tidak lagi terjadi dan ekosistem bisa terjaga hingga ke anak-cucu nantinya. [Halbert Caniago]

Penulis: Eko Fajri

Video Terbaru

Kakek yang Viral Beli Obat dengan Uang Mainan Akan Segera Umrah

YouTube channel KlikPositif.com