Silokek Geofest Rafting World Cup 2019 Dilaunching di Kota Padang

Launching Silokek Geofast Rafting World Cup (SGRWC) 2019 di Kota Padang, Kamis (31/10/2019)
Launching Silokek Geofast Rafting World Cup (SGRWC) 2019 di Kota Padang, Kamis (31/10/2019) (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ajang Silokek Geofast Rafting World Cup (SGRWC) 2019 atau Piala Dunia Arung Jeram dilaunching di Kota Padang, Kamis 31 Oktober 2019. Ajang ini akan dilaksanakan pada 10-14 November 2019 di Sungai Batang Kuantan Kabupaten Sijunjung - Sumbar.

Launching ini ditandai dengan pemukulan gendang oleh Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, yang disaksikan Sekdakab Zefnihan serta sejumlah OPD di Pemkab Sijunjung .

Menurut Event Director SGRWC 2019 , Miya Maharani, event ini merupakan agenda resmi dari International Raffting Federation.Terselenggaranya kegiatan ini menurutnya merupakan kolaborasi antara FAJI (Federasi Arung Jeram Indonesia) dan kantor-kantor dinas terkait di Pemkab Sijunjung .

Baca Juga

Ia mengatakan, hingga saat ini (Kamis 31/10/2019) sudah ada 50 tim yang mendaftar dari berbagai daerah dan negara.

Ia menjelaskan, 50 tim itu terdiri dari 250 atlet, manejer, pelatih dan official 75 orang, serta tim teknis dari PB (Pengurus Besar) FAJI dan IRF (International Rafting feredation) sebanyak 20 orang. Jumlah juri yang dilibatkan menurutnya ada 50 orang, untuk tim rescue 100 orang dari tingkat lokal dan tingkat nasional, dan kegiatan ini juga melibatkan sukarelawan sebanyak 200 orang dari Sumbar dan negara tetangga Malaysia.

"Untuk saat ini memang hanya ada 2 negara (Malaysia dan Ceko) yang ikut, tapi biasanya di last minutes akan ada banyak yang datang. Untuk provinsi ada 13 yang ikut, diantaranya Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta," jelas Miya Maharani.

Untuk peserta dari Sumbar, menurutnya ada dari Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, Kota Padang Panjang, Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Tanah Datar, dengan total lebih dari 10 tim.

"Untuk kategori yang diperlombakan itu ada men dan woman, terus divisi itu ada master untuk usia minimal 40, kemudian ada open class, terus ada junior dan youth. Jadi, setiap divisi, dipertandingkan empat nomor, ada sprint, head to head, slalom dan down river race. Jadi totalnya 2 kali empat kali empat, ada 32 nomor yang dipertandingkan," papar Miya Maharani.

Sementara itu, Bupati Sijunjung  Yuswir Arifin mengungkapkan, kegiatan ini akan mengangkat nama Sijunjung di tingkat nasional dan internasional, karena akan membawa nilai positif bagi kemajuan wisata Sumbar, khususnya Sijunjung .

"Geopark Silokek ini kalau dilihat umurnya, belum setahun. SK-nya baru dikeluarkan oleh menteri pariwisata, tepatnya tanggal 30 November 2018 yang lalu. Sekarang sudah bisa kita lakukan kegiatan bertaraf internasional. Ini luar biasa," ulasnya. (*)

Baca Juga

Penulis: Iwan R