Fikratuz Zakiah, Petenis Junior Binaan FKKSP dengan Segudang Prestasi

Petenis binaan FKKSP, Fikratuz Zakiah
Petenis binaan FKKSP, Fikratuz Zakiah (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Petenis Junior binaan Forum Komunikasi Karyawan PT Semen Padang ( FKKSP ) bernama Fikratuz Zakiah, merupakah salah satu petenis yang memiliki prestasi cemerlang. Bahkan di usia 12 tahun, remaja yang akrab disapa Zakiah itu telah mengukir prestasi di Kejuaraan Tenis Yunior Kelompok Umur Sumatera Barat yang digelar 18-20 April 2014 di Sawahlunto.

"Waktu di Sawahlunto itu saya Juara I, dan ketika itu saya masih duduk di kelas VI SD. Saya mulai latihan kelas IV SD. Saya dulunya SD Negeri 13 Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang," kata petenis lapangan binaan FKKSP yang akrab disapa Zakiah itu saat dihubungi via handphone, Selasa, 9 Juli 2019.

baca juga: Semen Padang Sosialisasikan Protokol The New Normal pada Pemangku Kepentingan

Selain Juara I pada Kejuaraan Tenis Yunior Kelompok Umur Sumatera Barat yang digelar di Sawahlunto, remaja kelahiran Padang, 17 Desember 2002 itu juga telah menyabet sejumlah medali dari berbagai kejuaraan tenis yang diikutinya. Di antaranya, Munadi CUP yang digelar 17-19 Oktober 2014.

Kemudian, Juara II Tunggal Putri Kejurnas Tenis Junior Walikota Pariaman CUP untuk Kelompok Umur 16 tahun yang digelar 30 November sampai 2 Desember 2018. Juara III Tunggal Putri Kejurnas Tenis Junior Kelompok Umur 16 Tahun yang diadalah di Padang pada 6-8 Juli 2018, dan Juara III Ganda Putri Kelompok Umur 18 Tahun pada Kejurnas Tenis Junior yang digelar 3-7 April 2019 di Koto Baru.

baca juga: SSB Semen Padang Serahkan Bansos Dampak Covid 19 dari APSSI

"Semua prestasi itu saya raih, berkat kerja keras, sungguh-sungguh dan giat belajar. Kemudian di samping itu, juga dukungan dari orangtua dan pelatih yang telah membimbing saya sejak pertama kali latihan," ungkap petenis yang tinggal di Jalan Kampung Duri, Kecamatan Kapalo Koto, Pauh itu.

Olahraga tenis bagi anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Nasrul dan Yuliadis itu, bukan hanya sekedar untuk mengejar pretasi, tapi juga merupakan hobinya sedari dulu. "Saya suka tenis, karena pengaruh Ayah, karena Ayah juga punya bakat tenis. Kemudian tenis bagi saya, juga merupakan cabang olahraga bergengsi," kata Zakiah.

baca juga: Terkait COVID-19, Semen Padang Tiadakan Salat Idul Fitri di Plaza Kantor Pusatnya

Meski sukses di cabor Tenis, pelajar SMA 4 Sumatera Barat itu ternyata juga unggul di bidang akademik. Bahkan pada semester I, alumni SMP Negeri 14 Padang yang bercita-cita ingin menjadi Dosen itu, berhasil meraih rangking 3 di kelas. Kemudian di semester II, rangking 2. "Kini saya naik kelas XI jurusan IPA. Bagi saya, sekolah tetap nomor satu," ujarnya.

Kemudian ketika ditanya apa kunci sukses sehingga bisa berprestasi di cabor tenis dan di sekolah, Zakiah mengaku bahwa disiplin merupakan kunci sukses bagi dirinya pribadi, karena melalui displin, dirinya bisa mengatur jadwal latihan dan belajar. "Kemudian di samping itu, terus berdoa dan tunaikan salat lima waktu," imbuhnya.

baca juga: Anjangsana ke Panti Sosial Anak Asuh Lubuk Kilangan, Semen Padang Serahkan Tali Asih

Untuk jangka panjang, tambahnya, Zakiah menargetkan bisa meraih medali pada ajang Sea Games. Kemudian untuk jangka pendek, yaitu Porprov dan PraPON. Untuk bisa mencapai target tersebut, dirinya akan terus giat latihan. "Pretsasi tak akan bisa diraih tanpa latihan yang rajin, giat dan sungguh-sungguh," pungkasnya.(*)

Penulis: Riki S