YISP Sekolah Pertama di Kota Padang Lakukan MoU dengan Google Education Indonesia

Yayasan Igasar Semen Padang menjadi sekolah pertama di Kota Padang yang melakukan penandatangan kerjasama (Mou) pemanfaatan solusi Google for education untuk Semen Padang Schools.
Yayasan Igasar Semen Padang menjadi sekolah pertama di Kota Padang yang melakukan penandatangan kerjasama (Mou) pemanfaatan solusi Google for education untuk Semen Padang Schools. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Yayasan Igasar Semen Padang menjadi sekolah pertama di Kota Padang yang melakukan penandatangan kerjasama (Mou) pemanfaatan solusi Google for education untuk Semen Padang Schools. MoU ini dilakukan antara Yayasan Igasar Semen Padang dengan PT Duta Digital Informatika (DUGI) di ruang rapat Yayasan Igasar Semen Padang, Rabu, 15 Mei 2019.

Hadir dalam penandatanganan itu Ketua Umum Yayasan Igasar Semen Padang Desramon, jajaran pengurus dan pimpinan di Yayasan Igasar, kepala sekolah di seluruh yayasan, dan ketua komite sekolah.

Ketua Umum Yayasan Igasar Semen Padang Desramon mengatakan kegiatan ini termasuk cepat. Hal ini karena baru kemarin (Selasa, 14/5) dilakukan soal Google education, hari ini langsung dilakukan penadatanganan.

Baca Juga

"Semoga apa yang dimulai ini jadi awal tranformasi pola pengajaran di kelas. Jika sebelumnya pola pengajaran dilakukan dengan face to face, sekarang bisa dilakukan dengan clouding," katanya.

Ia mengatakan pola yang digunakan juga berbeda, dimana guru sebagai motovator dan pendamping siswa dalam mengajar. "Semoga MoU ini jadi berkah dan menjadi perubahan awal dalam pengajaran di sekolah Yayasan Igasar. Ini tahap awal kerjasama dengan Google Indonesia sehingga banyak langkah yang harus dilakukan," tuturnya.

Ia menuturkan banya langkah yang harus dilakukan. "Semoga kedepan niat menggunakan google education ini bisa berjalan. Mari berkomitmen kuat agar menggunakanmya karena memberikan pengalaman baru kepada guru, murid dan siswa dalam perjalanan kedepannya. Semoga kedepannya Semen Padang Schools lebih baik lagi," harapnya.

Ia menuturkan secara teknis kegiatan ini akan dimulai secara bertahap. "Pihak sekolah dan Google akan menyusun dulu mata pelajaran apa yang akan dijadikan pilot project dalam hal ini. Rencananya kita akan coba dulu untuk mata pelajaran yang di Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dulu atau ada 3 atau 4 mata pelajaran. Kita lihat perkembangan dan hasilnya," jelasnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini bisa berjalan di awal tahun ajaran 2019/2020 yang aka dimulai Juni 2019 mendatang.

Sementara itu Arya dari PT Duta Digital Informatika (DUGI) mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Google Indonesia dalam meningkatkan kapasitas sekolah sebagai kelas dunia.

"Untuk di wilayah Kota Padang, Yayasan Igasar Semen Padang adalah sekolah pertama yang melakukan MoU ini. Kalau di Sumatera Barat, Kota Padang adalah kota keempat setelah sekolah di Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Pasaman Timur," katanya.

Ia mengatakan hal ini juga sudah banyak dijalankan di sekolah-sekolah dan dunia. "Hal ini bagaimana sekolah memberikan layanan soal hal-hal yang berhubungan dengan pemanfaatan teknologi sehingga kita berharap memiliki kecakapan, kemahiran, dan kompetensi sehingga anak didik kita bisa survive pada abad informasi agar memiliki tantangan lebih dalam hal ini," jelasnya.

Ia menjelaskan banyak pekerjaan akan hilang dalam 20 tahun mendatang karena peran manusia juga hilang. "Dengan hal ini, anak didik juga siap dengan hal itu dimana mereka juga memiliki kemampuan berkomunikasi dan kritik sosial. Selain itu, siswa juga diharuskan memiliki kemampuan berpikir komputasi atau berpikir mesin di semua bidang," paparnya.

Menurutnya setelah tamat, siswa harus mampu membuat abstrak dari suatu masalah yang ada, yakni memikirkan masalah, menyelesaikan masalah, memyederhanakan, mencari pola, dan membuat algoritmanya (komputensional thinking). Ia berharap kerjasama ini dimulai dan berlanjut sehingga ada anak didik berprestasi dari Yayasan Igasar Semen Padang.

Sementara itu, salah seorang anggota komite sekolah, Ayu sangat mengapresiasi MoU ini. Ia berharap hal ini bisa mendukung pendidikan untuk lebih baik kedepannya. (*)

Baca Juga

Penulis: Fitria Marlina