Jembatan Darurat Akan Dibangun di Malalak

Kondisi jalan di Malalak yang amblas
Kondisi jalan di Malalak yang amblas (Hatta Rizal/Klikpositif)

AGAM , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan membangun jembatan darurat di Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, Agam -Sumbar, pasca jalan itu amblas dan mengganggu akses transportasi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Agam Wahyu Bestari menyebut pembangunan jembatan itu akan dilakukan dalam dua hari kedepan.

baca juga: Tak Pandai Berenang, Seorang Anak Tenggelam di Bendungan Matur Agam

"Dinas PUPR Sumbar akan bangun jembatan darurat, kemungkinan pada Kamis besok," ungkapnya, Selasa 8 Januari 2018.

Ia menyebut, panjang jembatan darurat ini nantinya mencapai 15 meter dan lebar 3 meter yang merupakan jembatan panel.

baca juga: Objek Wisata di Agam Tutup Selama Libur Lebaran, Pelaku Wisata Konsisten Jalankan PSBB

Sebelumnya, jalan Sicincin-Malalak-Balingka yang berstatus jalan provinsi amblas sejauh 10 meter akibat hantaman aliran irigasi dibawah badan jalan. Aliran air menciptakan sebuah rongga dibawah permukaan jalan seluas 5 meter sehingga setengah badan jalan mesti ditutup dan tak boleh dilewati. Walau dibawahnya berongga, namun di bagian permukaan jalan hanya tercipta sebuah lubang dengan diameter mencapai 1 meter.

Jalan tak sepenuhnya tertutup sebab masih tersisa selebar 4,5 meter di lajur kiri.

baca juga: Pemuda Tiku Positif Corona, Ini Rincian 58 Orang yang Kontak

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah III Provinsi Sumbar Efrimon mengatakan, jalan tetap bisa dilewati kendaraan di sisi kiri namun dengan batas bobot maksimal hanya 8 ton.

Ia mengatakan, pihaknya sudah memasang sebanyak 4 water berier sebagai pembatas di lokasi tersebut dan mengimbau pengendara tetap waspada saat melintasi jalur.

baca juga: Warga Tiku Positif COVID-19 Tanpa Gejala Sempat Shalat Ied di Masjid, 58 Orang Tes Swab

Jalan ini amblas sekitar pukul 11.00 WIB, Senin 7 Januari 2018 dan viral di media sosial

[Hatta Rizal]



Penulis: Rezka Delpiera