Empat Pelajar Indonesia Raih Medali Perak Olimpiade Biologi Internasional di Teheran

Indonesia meraih 4 medali perak di ajang bergengsi Olimpiade Biologi tingkat internasional
Indonesia meraih 4 medali perak di ajang bergengsi Olimpiade Biologi tingkat internasional (Kemenlu)

KLIKPOSITIF -- Indonesia meraih empat medali perak di ajang bergengsi Olimpiade Biologi tingkat internasional melalui Samuel Kevin Pasaribu dari SMA Unggul Del Sumut, Syailendra Karuna Sugito dari SMA Semesta BBS Semarang, Aditya David Wirawan dari SMAK Petra 1 Surabaya, dan Silingga Metta Jauhari dari SMAN 8 Jakarta.

Masing-masing berhasil meraih medali perak di IBO ke-29 yang berlangsung dari tanggal 15- 22 Juli 2018 di Tehran dan diikuti oleh 265 peserta dari 78 negara.

baca juga: Naomi Osaka Jadi Atlet Tenis Perempuan dengan Bayaran Tertinggi

IBO merupakan ajang kompetisi bagi pelajar setingkat sekolah menengah di bawah usia 20 tahun dari seluruh dunia yang meliputi tes teori dan praktikum.

Ajang tahunan ini dilaksanakan setiap bulan Juli, setiap negara peserta mengirimkan 4 siswanya yang telah diseleksi secara ketat di tingkat nasional . ‚ÄčTahun depan (2019), IBO ke-30 akan diadakan di kota Szeged, Hungaria

baca juga: Penelitian: Pernah Terinfeksi Covid-19 Sejumlah Tenaga Medis Kembangkan Antibodi

"Kami senantiasa memberikan dukungan penuh kepada Tim Biologi Indonesia selama berada di Tehran," ujar Duta Besar RI di Tehran, Octavino Alimuddin, di sela-sela acara penutupan 29th International Biology Olympiad (IBO) di Gedung Iran International Convention Centre Tehran.

Dalam penutupan acara dihadiri oleh Wakil Presiden bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Iran, Dr. Sorena Sattari; Menteri Pendidikan Iran, Seyyed Mohammad Bat'hei; Ketua IBO, Poonpipope Kasemsap; Ketua Pusat Pengembangan dan Pembinaan Bakat Nasional Iran, Fatema Mojarehani; para pejabat tinggi Iran, akademisi, ilmuwan, media dan Perwakilan Asing negara-negara peserta termasuk Indonesia. (*)

baca juga: Beriklim Panas Tak Buat Negara Arab Luput dari Ancaman Corona

Sumber: KBRI Tehran

Penulis: Eko Fajri